Mempelajari Tipe Data dalam Bahasa Pemrograman Python

- Juni 10, 2018
Hai teman teman semua, apa kabar nih? semoga kalian semua selalu disehatkan oleh tuhan yang maha kuasa. Oke disini sekarang kita akan sama sama mempelajari materi lanjutan dari yang sebelumnya mengenai python (Baca disini : ). Diujung artikel saya menyinggung nyinggung mengenai tipe data ya? dan saya pun berjanji untuk menjelaskannya. Hmmm, baik saya akan menepati janji saya dengan itu saya memberi judul artikel sekarang dengan nama Mempelajari Tipe Data dalam Bahasa Pemrograman Python.

PENGERTIAN TIPE DATA

Mempelajari Tipe Data dalam Bahasa Pemrograman Python

Menurut wikipedia, "Tipe Data ialah klasifikasi data yang mengenalkan kompilator atau penerjemah bagaimana programmer bermaksud untuk menggunakan data". Sedikit bisa tarik penjelasan dari pengertian tersebut, bahwa tipe data bertindak sebagai identitas pengenal dari sebuah nilai kepada kompilator. Jadi dengan tipe data ini kompilator bisa tau, oh ternyata 281200 itu merupakan angka, itu dikarenakan nilai itu terdefinisikan sebagai integer dengan ciri ciri yang sudah ditetapkan. Contoh lainnya, kalimat WINDA dikenal oleh kompilator sebagai string, karena WINDA tersusun dari kumpulan kumpulan karakter yang memang menjadi ciri ciri dari si string tersebut.

Oke lanjut, setelah kita mengenal apa itu tipe data, sekarang kita akan mencoba untuk lebih memahami tipe data dengan melakukan pengujian langsung di worksheet nya. Oke silakan dibuka aplikasi Pycharm nya agar kita bisa segera memulai memperdalam materi tipe data ini. Sebelumnya, perlu diketahui bahwa tipe data itu bagi menjadi dua jenis, ada tipe data yang bisa diubah, sering disebut mutable dan ada juga yang tidak bisa diubah atau biasa disebut immutable.

Tipe data yang bisa diubah (mutable) itu memungkinkan kita untuk menambah dan mengurangi nilai yang telah didefinisikan sebelumnya. Agak tak paham ya? contoh cerita ini sepertinya dapat mempermudah kalian memahaminya. Dalam Tahun ajaran baru, SD Pohon Toge memiliki siswa baru sebanyak 120 orang, dimana dari 120 orang ini dipecah kedalam 4 kelas, jadi setiap kelas memiliki 30 orang murid, kita definisikan keempat kelas tersebut yakni I-A, I-B, I-C, dan I-D. Pada bulan ketiga proses belajar mengajar, ada siswa kelas I-C yang harus pindah dari SD Pohon Toge dikarenakan dinas orang tuanya yang harus pindah ke pulau sebrang, sekarang total siswa menjadi 119 orang, dengan rincian kelas IC berjumlah 29 orang dan tiga kelas lainnya masih 40 orang. Lalu diawal semester dua, SD Pohon Toge kedatangan 1 orang siswa baru, dan ia dimasukan kedalam kelas IC.

Dari cerita yang agak belibet ini, kita mampu bisa memahami seperti ini pada awal ajaran baru, SD Pohon Toge memiliki 120 murid dan dipecah kedalam 4 kelas, lalu pada bulan ketiga pembelajaran 1 murid keluar, dan pada awal semester dua SD Pohon Toge kedatangan 1 murid baru. Ketika ada 1 murid yang keluar dan ada 1 murid yang masuk, nilai awalnya 120, berkurang 1, lalu bertambah lagi 1 itulah proses mutablenya. Mungkin anda punya contoh yang lebih mudah lainnya, saya rasa sampai sini kalian semua sudah mampu memahaminya ya.

Lanjut, yang kedua ada Tipe data yang tidak bisa diubah (immutable), ini merupakan antonim dari tipe data mutable. Saya rasa anda sudah paham ya mengenai tipe data immutable ini, contoh ceritanya kurang lebih seperti ini. Dalam sebuah kelas, Ibu Safitri (guru matematika) memberikan PR kepada murid IV-C mengenai KPK & FPB sebanyak 10 soal. Dimanakah letak proses tidak bisa diubahnya? Betul sekali kalian, yakni pada penetapan soal. Apakah ketika telah ditetapkan harus mengerjakan 10 soal, anda bisa menambah menjadi 11 soal? tentu tidak. Lalu kalo mengerjakan 8 soal? bisa saja kan? tetapi bukan itu yang diharapkan oleh Ibu Safitri kan? sehingga 10 soal itu harus dikerjakan 10 soal juga.

Hmm, gitu aja sih ya hehehe, tipe data itu ada banyak sekali macam nya ada Nilai Logika, Bilangan Bulat, Bilangan Riil, Karakter, String, Array, Directory List dll. Banyak ya? hehehe, disini kita hanya akan mempelajari 3 jenis saja namun sudah mewakili ke 5 tipe data tersebut yaitu Tipe data Nilai Logika, Bilangan, dan String.  Kita awali mempelajari tipe data itu dengan menyalin beberapa baris kode dibawah ini kedalam Pycharm yang sudah dibuka tadi, lalu dijalankan.

print("Belajar Tipe Data Bersama kucingganteng.com \nAda tiga jenis tipe data yang akan dipelajari, diantaranya :")
print("Nilai Logika, Bilangan, String")

print('')

nilai_logika = "Mantan" == "mantan"
tipedata_nilai_logika=type(nilai_logika)

print(nilai_logika)
print(tipedata_nilai_logika)

print ('')

bilangan = 4317
tipedata_bilangan=type(bilangan)

print(bilangan)
print(tipedata_bilangan)

print('')

string="Windayani"
tipedata_string=type(string)

print(string)
print(tipedata_string)

Jika kalian menyalin sesuai dengan kode diatas, maka kalian akan melihat output/nilai dari variabel yang didefinisikan beserta dengan tipe datanya. Disitu bisa kita lihat bahwa yang dimaksud nilai logika(boolean) itu merupakan sebuah tipe data yang digunakan dalam perbandingan sebuah nilai itu benar atau salah, di kode itu dilakukan perbandingan antara kata Mantan dan mantan, dan hasilnya ialah "False" yang artinya salah atau tidak sama. Mantan tidak sama dengan mantan, karena nilai yang pertama M nya besar dan yang kedua m nya kecil.

Mempelajari Tipe Data dalam Bahasa Pemrograman Python


Lalu pada tipe data bilangan angka(integer), disitu bisa sama sama kita pahami bahwa tipe data ini digunakan pada angka, baik kumpulan maupun cuman satu saja. Dan yang terakhir ada string, string ini tipe data yang mengidentitaskan kumpulan huruf atau satu karakter huruf. Simpelnya gitu, dan saya rasa cukup mudah untuk dimengerti ya. Boolean untuk membandingkan True or False, Integer untuk angka, dan String untuk huruf.

Mungkin cukup sampai disini dulu materi sekarang, semoga kalian semua bisa mengerti tulisan ini, terimakasih dan jangan lupa bookmark kucingganteng.com untuk mendapatkan update tutorial pemrograman keren lainnya.
Advertisement
 

Start typing and press Enter to search