Tutorial Cara Install Wine 4.0.1 Stable di Ubuntu dan Linuxmint

- Agustus 08, 2019
Tutorial Cara Install Wine 4.0.1 Stable di Ubuntu dan Linuxmint - Wine adalah akronim dari Wine Is Not an Emulator, yaitu sebuah proyek yang bertujuan agar operating system bertipe Unix-like (seperti Linux, BSD dan MacOS) dan sistem X-Windows yang berjalan pada sebuah personal computer dapat menjalankan program yang dibuat khusus untuk Microsoft Windows.
Tutorial Cara Install Wine 4.0.1 Stable di Ubuntu dan Linuxmint
Jadi sederhananya Wine ini adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menjalanakan software berekstensi .exe pada operating system Unix-Like seperti Linux. Sebagai contoh, Ms. Office adalah software yang dibuat khusus untuk operating system Windows, kemudian jika kamu ingin menginstalnya di Linux Ubuntu, maka kamu membutuhkan emulator Wine agar Ms. Office bisa dijalankan.

Wine sendiri merupakan perangkat lunak bebas atau open source yang dirilis dibawah lisensi GNU Lesser General Public License (LGPL). Project Wine pada awalnya merilis Wine dibawah lisensi MIT sama seperti sistem X-Windows, namun pada bulan Maret 2002 menggunakan LGPL sebagai lisensinya.

Versi pertama dari Wine sendiri yaitu versi 0.9 yang dirilis pada tanggal 25 Oktober 2005. Pada saat artikel ini diterbitkan, developer wine sudah merilis versi terbaru yaitu wine 4.0.1 stable.

Tutorial Cara Install Wine di Ubuntu dan Linuxmint

Kalau sebelumnya kamu sudah menginstal Wine package dari repository lain, silahkan dihapus beserta dependensi nya (seperti wine-mono, wine-gecko dan juga winetricks) sebelum menginstall package WineHQ karena dikhawatirkan akan terjadi konflik dependensi.

Jika arsitektur pada sistem operasi kamu sudah pakai 64bit, kamu harus menambahkan arsitektur untuk 32bit, tambahkan dengan dpkg seperti ini.

$ sudo dpkg --add-architecture i386  

Lalu download dan tambahkan release-key.

$ wget -nc https://dl.winehq.org/wine-builds/winehq.key
$ sudo apt-key add winehq.key

Kemudian tambahkan repositori sesuai dengan operating system atau distro linux yang kamu gunakan.

Ubuntu 16.04 dan Linux Mint 18.x :
$ sudo apt-add-repository 'deb https://dl.winehq.org/wine-builds/ubuntu/ xenial main' 

Ubuntu 18.04 dan Linux Mint 19.x :
$ sudo apt-add-repository 'deb https://dl.winehq.org/wine-builds/ubuntu/ bionic main'

Ubuntu 18.10 :
$ sudo apt-add-repository 'deb https://dl.winehq.org/wine-builds/ubuntu/ cosmic main'

Ubuntu 19.04 :
$ sudo apt-add-repository 'deb https://dl.winehq.org/wine-builds/ubuntu/ disco main'


Lakukan update repository dengan menjalankan perintah berikut.

$ sudo apt update

Tunggu proses update repository sampai selesai, kemudian install wine-stable dengan perintah berikut.

$ sudo apt install --install-recommends winehq-stable

Tunggu sampai selesai, sekarang seharusnya wine sudah berhasil terinstall di laptop kamu. Untuk mengetahui apakah wine sudah berhasil terinstall atau belum, kamu bisa mengeceknya dengan perintah berikut.

$ wine --version

Untuk menjalankan software windows yang berekstensi .exe caranya cukup mudah, tinggal double klik saja filenya, atau jalankan perintah dengan format berikut apabila kamu menggunakan console terminal.

$ wine name-software.exe

Demikian tutorial cara menginstal wine dan menjalankan aplikasi windows dengan wine di ubuntu dan linuxmint. Semoga artikel kali ini bermanfaat, terimakasih.

Advertisement
 

Start typing and press Enter to search